Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Seperti apa tren gaya hidup masyarakat? Apakah mereka mulai bergantung dengan internet. Lalu bagaimana mereka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), pasar tunggal di kawasan Asia Tenggara yang diberlakukan akhir tahun lalu? Berikut penuturannya: 

Jeci Gracietta

Jeci

Sekarang bisa dibilang internet as a lifestyle. Apalagi tahun ini akan berkembang makin dinamis, inovatif dan up to date. Informasi akan meluas dengan mudahnya, begitu pula dengan komunikasi dalam berkehidupan sosial yang banyak bergantung pada internet. Banyak kemudahan yang didapatkan dari internet, dari sekedar mencari informasi sederhana sampai mencari alamat ketika berada di luar kota. Sepertinya kedepannya kita makin tak bisa lepas dari internet. Soal MEA akan lebih banyak menguntungkan, lebih besar peluang kita untuk menjelajah ke luar negeri. Tapi harus banyak dibekali potensi diri karena pasti akan lebih banyak pesaing hebat.

Jeci Gracietta | Content Manager Maliome Hacker Space

Lima Luthfi Majid

Lima

Tahun 2016 masyarakat cenderung lebih sadar terhadap pentingnya kesehatan dan mencintai alamnya. Tingginya aktivitas masyarakat modern mendorong mereka sadar. Dari segi fashion pun masyarakat cenderung memilih produk yang mengutamakan kenyamanan dan ramah lingkungan. Hal ini merupakan kesinambungan dari kampanye ‘cintai alam’ yang telah dimulai sejak tahun lalu. Melihat kecenderungan tersebut sudah seharusnya pelaku fashion di Indonesia menyesuaikan antara kompetensi produk lokal dan tren berbusana saat ini. Sekarang semua inspirasinya bisa dengan mudah dilihat di internet. Agar produknya diterima masyarakat global tanpa menghilangkan karakter lokal. Hal ini bisa menjadi solusi untuk menghadapi persaingan pada MEA.

Lima Luthfi Majid | Fashion Designer

Irene Pramatreize Iswara

Irene

Menurut saya gaya hidup masyarakat tahun ini adalah gaya hidup digital yang kian mempermudah kita dalam berbagai hal. Misalnya untuk berbelanja, pesan makanan, antar barang dan sebagainya. Kemudahan dari adanya internet membuat orang makin terbantu, tak perlu pergi jauh sudah bisa mendapat barang belanjaan. Dikaitkan dengan MEA akan menguntungkan jika semua lapisan masyarakat sudah siap. Tapi bila tidak, Indonesia hanya akan menjadi pasar saja bukan pemasar.

Irene Pramatreize Iswara | Freelancer

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *