Monday, November 30Our guide, your story - Yogyakarta
Shadow

Alodia YAP, Bicara Perempuan Melalui Lukisan

“Perempuan baik sebagai manusia maupun jiwa dan fungsinya di dalam kehidupan dan masyarakat memiliki cerita yang sangat menarik” begitu menurut Alod sapaan akrabnya. Alodia Yap begitu namanya merupakan perempuan yang lahir 25 tahun lalu di Salatiga, Jawa Tengah. Mulai menikmati proses menggambar sejak kecil membuatnya menyukai hal-hal tentang menggambar hingga saat ini. Tertarik dengan menggambar membuatnya lewati proses belajar yang panjang tentang menggambar hingga akhirnya ia dikenal seperti sekarang sebagai Alodia Yap berserta karya-karyanya tentang perempuan.

Berawal dari hobi membuatnya tidak berhenti untuk  mengasah kemampuannya, Selain dari proses belajar otodidak, ia juga mulai menekuni dan mengasah hobinya melalui mentor yang mengajarkan banyak hal kepadanya. Tidak hanya memberinya pengetahuan tentang teknik dalam menggambar tetapi juga lewat mentornya ia belajar mengenai bagaimana berkonsep dan mengolah rasa dalam setiap karya yang akan dibuat. Merasa menikmati proses dalam menggambar membuat perempuan kelahiran Salatiga ini menjadikan menggambar atau melukis untuk menuangkan segala suara dan idenya melalui bentuk visual.

Baginya sebuah gambar memberikan banyak arti, mulai dari prosesnya untuk bisa lebih mengolah rasa, bertemu banyak orang yang menginspirasi membuatnya semakin senang untuk menggambar. Alodia telah mengikuti banyak pameran seni di berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Bali dan Salatiga. Hal ini membuatnya lebih memilih untuk fokus berkarya bukan hanya untuk suatu kompetisi. Menjadi seseorang yang dikenal karena karyanya mengenai perempuan, ia ingin menyampaikan tentang tubuh perempuan, tentang perasaan, dan hal-hal yang sedang terjadi disekitar memalui sebuah lukisan.

Sebuah karya tidak hanya berdasar dari kemauan, namun ia juga membuat karyanya dengan mempelajari tentang pesan-pesan yang akan disampaikan melalui riset dan lainnya. Kegemarannya dalam menggambar atau melukis menjadi proses yang sangat menarik dalam hidupnya sebab ia bisa bertemu dengan banyak orang, berbagi kisah dengan banyak orang bahkan dari berbagai daerah adalah hal menarik menurutnya. Lewat gambar ia akan selalu mengekspresikan pemikirannya tentang perempuan dan keadaan di sekitar.