RADITYA WAHYU FEBRIANTO

IMPIAN DAN DOA YANG MENJADI NYATA

Harley Davidson merupakan Motor yang identik dengan badannya yang besar, suara yang garang, dan cara mengendarainya yang tidak mudah. Penggemar Harley Davidson di Indonesia terbilang cukup banyak begitu juga dengan kelompok atau klubnya. Salah satu penggemarnya yaitu Raditya Wahyu Febrianto atau biasa dikenal dengan nama Tomang. Tomang sudah memimpikan punya motor besar ini sejak masih di bangku sekolah dasar. Di setiap perjalanan hidupnya, Harley Davidson selalu menjadi penyemangat untuk menghasilkan sesuatu.

raditya

Pengalaman pertamanya touring dengan motor Harley Davidson, ia menempuh perjalanan Jogja-Jakarta. Dalam perjalanannya ia terpisah dengan teman dan salah jalan hampir masuk jalan Tol. Setelah kejadian itu ia menyadari bahwa berkendara dengan motor tidak hanya sekedar mengendarai dan isi bahan bakar, namun sebagai pengendara harus menggunakan logika dan perasaan dengan motornya, maka motor akan mengikuti kemana kita akan pergi. Setiap orang bisa berkendara, tetapi tidak semua orang memiliki perasaan yang sama dengan motor.

raditya

Tomang tergabung dengan kelompok bernama Sengkuni, ketika ia akan bergabung dengan kelompok ini sempat mengalami pengalaman perjalanan yang berharga. Ia akan mengibarkan bendera di perbatasan Indonesia- Malaysia di Entikong. Dalam perjalanannya dari Semarang-Pontianak, kapal yang ia tumpangi sempat menabrak sesuatu. Akibatnya perjalanan menjadi terhambat, semua penumpang menyalahkan awak kapal termasuk nahkoda yang bekerja. Namun sebaliknya, ia malah berterima kasih atas keselamatan dan perjalanannya hingga sampai di daratan. Rejeki yang tidak terduga datang kepadanya, ia diberikan oleh perusahaan kapal tersebut kamar untuk menginap dan barang-barang hingga motor berhasil di evakuasi.

Pin It

Comments are closed.